Setiap hari aku berangkat ke kampus jalan kaki melewati jalanan yang ramai orang. Seperti biasa aku melihat beberapa angkot melaju dengan kecepatan yang cukup tinggi, sedangkan anak SMA, dan para mahasiswa berjalan terburu-buru mungkin mereka mengejar waktu agar tidak telat masuk kelas. Tak sadar dalam lamunan mata aku terpana pada pemandangan pagi ini, aku lihat sepanjang jalan aku diikuti oleh aliran air got. Kadang aliran itu tersendat karena beberapa limbah makanan seperti sisa nasi, sayur, dan bahkan plastik menggunung kecil. Hidungku pun mencium bau yang khas dari apa yang aku lihat. Beberapa kali aku menoleh kanan kiri, di sepanjangr aku berjalan berjajar toko dan warung makanan dari warung sederhana yang memakai gerobak hingga waraung makanan yang lumayan besar.
Langkah ku terhenti ketika aku harus membeli kue untuk sarapan pagi, dan ketika itu pula aku tersadar. Aku mencoba mengintrogasi diri aku sendiri, eh ternyata setiap hari aku makan makanan seperti ini, di tempat ini aku mendapatkan makanan. Sehatkah makanan yang aku makan?. Bersihkah apa yang aku makan?.....................dalam hati aku bergumam sendiri, mungkin tidak! Jadi bagaimana bisa kita mengharapkan umur yang panjang, bagaimana bisa kita kita ingin terhindar dari berbagai macam penyakit. Rasanya sangat susah mencapai semua itu jika kita tetap bertahan dalam keadaaan lingkungan seperti ini. Ini baru sebagian kecil masalah yang ada, di luar sana ,asih ada permasalahan yang mungkin menyangkut kehidupan masa depan kita, dan anak cucu kita. Sudah sering kita mendengar dan melihat berita tentang berbaga macam permasalahan yang terjadi di Indonesia khususnya dan bahkan di dunia. Permasalahan yang sering terjadi adalah bencana alam yang akhir-akhir ini marak terjdi. Banjir, gempa bumi dan bahkan sunami sudah menjadi hal biasa saat ini. Indonesia pun tidak kalah hebat berlomba untuk mendapatkan gelar negara yang memiliki bencana paling banyak. Sekarang ini kita melihat banyak kejadian tentang bencana antara lain adalah lumpur panas yang terus berkembang dan letusan gunung berapi yang terus menelan korban.
Jika kita mau mengoreksi diri ternyata setiap yang ada di zaman ini telah mendukung adanya ketidakseimbangan alam. Dari mulai pengguanaan lahan tanpa memikirkan lahan hijau hingga pada kebiasaan seseorang membuang sampah tidak pada tempatnya. Hal yang paling kecil tersebut yang akan membuat gundukan bencana pada alam kita. Padahal tersebut malah merugikan kita seperti kata pepatah enjata makan tuan. Jika kita merasakan kesenangan maka hal tersebut hanyalah sementara dan di akhir mungkin penyesalan yang akan kita dapatkan. Ya..... sekarang semua terserah pada individu kita masing-masing karena hanya kita sendiri yang menentukan tindakan kita.
Indonesia adalah negara kepulauan, sekitar 70% dari wilayah indonesia adalah lautan jadi hanya sekitar 30% yang merupakan daratan. Bukan tidak mungkin bencana akan menghampiri jika kita tidak menjaga apa yang ada. Isu terkini yang sedang berkembang adalah tentang pemanasan global atau kerap di sebut dengan global worming. Terus meningkatnya industri, pertanian, peternakan dan pembangunan akan sangat mendukung merebaknya isu tersebut jika tidak diikuti dengan kesungguhan kita dalam menjaga dan merawat lingkungan yang ada di sekitar kita. Bukti yang paling nyata dan dapat kita rasakan dari adanya pemanasan global adalah suhu lingkungan yang dapat kita rasakan sekarang. Dahulu bogor adalah kota yang sejuk tapi yang ada sekarang adalah bogor yang penuh sesak dan panas yang tinggi seperti halnya Jakarta. Begitu banyak kegiatan manusia yang mendukung terus berkembangnya pemanasan global dunia, penebangan hutan secara liar tanpa adanya pengendalian dan pengerukan lahan untuk pembangunan industri dan pabrik. Nah........, hal tersebut berarti bahwa peningkatan konsentrasi gas-gas rumah kaca terutama disebabkan oleh aktivitas manusia. Sebenarnya mudah saja untuk mengurangi dampak pemanasan global yang ada.
Peningkatan temperatur, perubahan pola presipitasi dan sirkulasi atmosfer akan menimbulkan dampak pemanasan global. Dampaknya adalah cuaca yang tidak stabil, peningkatan tinggi permukaan air laut, pantai dan pertanian, dan kehidupan hewan liar akan terganggu dan yang paling penting adalah menurunnya kesehatan manusia. Sekarang kita juga sudah merasakan dampak dari segala hal tersebut. Seharusnya kita memikirkan juga nasib generasi setelah kita, seharusnya mereka masih bisa merasakan indahnya alam ini tapi jika kita merusaknya sekarang semua itu tak akan terjadi. Mari memulai segala hal baik dari diri kita sendiri dan mari hal kecil yang kita bisa. Perubahan harus dimulai sekarang bukan nanti, perubahan berawal dari hal yang kecil yang kita bisa dan kita mampu.
0 comments:
Posting Komentar